[singlepic id=130 w=420 h=340 float=center]
Pemenang lomba iB Blogger Competition bulan April dan berhak atas hadiah satu unit BlackBerry Gemini diraih oleh Saumi Rizqiyanto lewat tulisan berjudul Financing “The Next Starbucks”.
Lewat tulisan bergaya reportase, Saumiere memaparkan kondisi overliquiditas yang menjadi fenomena umum di kalangan perbankan syariah. Overliquiditas, demikian diterangkan seorang nara sumber di tulisannya, adalah kelebihan likuiditas pada bank akibat membanjirnya dana-dana nasabah pada sisi investasi. Masalah muncul akibat terjadinya penumpukan dana-dana pihak ketiga pada bank dan oleh bank sebagian besar dana-dana itu hanya disalurkan melalui SWBI. Bank syariah, seakan takut untuk menyalurkan likuiditas ke sektor riil.
Sementara itu, di sisi lain, sedang berkembang tren wirausaha di kalangan anak-anak muda. Tren yang sedang menjamur ini tentu akan kesulitan mendapat dana dari bank syariah selama bank menutup diri dari risiko penyaluran dana mudharabah dengan sistem kerjasama bagi hasil.
Saumi lalu memaparkan kisah sukses Starbuck, warung kopi paling terkenal di dunia, yang ternyata dibangun dengan sistem pembiayaan venture capital yang kurang lebih mirip dengan sistem mudharabah di bank syariah.

