Movie Reviews

Transamerica: Perjalanan Seorang Transsexual

[singlepic id=131 w=320 h=240 float=left] Siapa yang menduga, dibalik penampilannya yang anggun, cantik dan mempesona bak biarawati gereja, Bree, ternyata adalah jelmaan seorang laki-laki yang memilih untuk menjadi perempuan dan melakukan serangkaian surgery untuk mengubah fisiknya. Dan siapa yang menyana, perjalanan yang dilakukan dalam rangka menyelamatkan seorang remaja tanggung dari penjara membuat tabir kehidupannya menyeruak secara dramatis.

Itulah sepenggal dari keseluruhan isi cerita dalam film berjudul Transamerica, film yang mengangkat mengenai liku kehidupan seorang transsexual ini begitu jujur bercerita apa adanya tanpa tendensi apapun. Film ini juga kaya akan konflik tanpa melupakan konflik utama, semua permasalahan akhirnya diakhiri dengan perasaan menerima apa adanya. Pelajaran inilah yang sesungguhnya disuguhkan dalam film garapan sutradara Duncan Tucker

Film ini menceritakan tentang Bree, seorang transsexual yang memiliki profesi sebagai pelayan resto dan telemarketing. Konflik mulai dibuka ketika Bree yang diperankan dengan sangat baik oleh Felicity Huffman, berharap secepatnya untuk melakukan operasi surgery pada alat kelaminnya. Ketika beberapa hari lagi operasi itu akan dilakukan, Bree mendapat telephone dari Toby yang mana merupakan anak dari Emma Wilkins, Toby karena suatu alasan di penjara, Emma yang merupakan ibunya sebelum meninggal meninggalkan wasiat untuk menghubungi Stanley Schupak jika terjadi sesuatu.

Bree menyadari bahwa Stanley Schupak adalah namanya dahulu ketika ia masih menjadi pria, dan Emma Wilkins adalah mantan istrinya dan itu berarti Toby adalah anaknya. Hal itulah yang membuat Bree akhirnya menolong Toby. Dengan menyamar sebagai activist gereja, Bree menolong Toby dengan membebaskannya dari penjara.

Pertemuan Bree dengan Toby akhirnya menggulirkan kisah menarik dan paling dramatis dalam genre Drama Road Trip ini. Bree yang berjanji akan membawa Toby ke Los Angeles akhirnya membawa cerita film ini dari satu kota ke kota lain dari satu Negara Bagian ke Negara Bagian yang lain. Nah perjalanan panjang dan melelahkan inilah (dari New York ke LA) yang membuka satu persatu rahasia Bree. Toby dalam suatu ketika akhirnya tahu bahwa biarawati ini ternyata memiliki Dick, dan yang lebih parah dalam perjalanan terakhirnya di New Mexico, Toby yang berparas rupawan ini akhirnya tahu bahwa biarawati yang pernah diajaknya tidur bersama ini adalah ayahnya sendiri.

Ha! Film yang bersetting di beberapa negara bagian di Amerika ini cukup menghibur dan bahkan harus menjadi tontonan utama yang harus dipilih, mengingat tema yang diangkat dalam film ini cukup langka, permasalahannyapun sangat umum dan banyak terjadi di banyak negara, dan justru paduan inilah yang membuat film ini sangat menarik. Kualitas acting para bintangnyapun tidak usah diragukan lagi. Felicity Huffman yang merupakan bintang serial Desperate Housewives berperan sangat bagus, penampilannya yang memukau mendapat ganjaran dari Screen Guild Award. Kevin Zegers yang memerankan Toby juga cukup baik. Cukup lama penulis tidak melihat acting Kevin setelah pertama kali kemunculannya di Air Bud.

Akhirnya selamat menikmati perjalanan penuh liku Transamerica.

About the author

saumiere

2 Comments

Leave a Comment