Pertama kali saya menggunakan istilah silver lining adalah ketika saya menulis tesis yang secara jelas menjelaskan apa definisi dari silver linings tersebut, yakni sebuah perumpamaan mengenai alasan yang membedakan secara tegas ketika kondisi di sekitranya gelap atau kelabu atau dengan kata lain kondisi yang suram, tidak jelas. Silver lining ibarat lingkaran dalam gerhana, ia tetap bercahaya dan membedakan dengan jelas, mana matahari dan mana langit. Memang saya sudah pernah berjanji bahwa saya tidak akan menulis kegalauan saya melalui catatan harian lagi, namun kali ini saya melanggar janji tersebut, karena saya pikir, menulis unek unek itu menyehatkan.

