Coffee, the favorite drink of the civilized world
– Thomas Jefferson
Pada masa the Age of Discovery (sekitar abad ke 16-17) penemuan-penemuan dunia baru atau wilayah-wilayah yang pada abad ke 16 belum dijelajahi oleh Bangsa Barat, setidaknya didorong oleh satu hal, pencarian bahan makanan, termasuk spices atau rempah-rempah, teh, kopi dan sebagainya. Pencarian ini disebabkan kinerja sebuah mekanisme pasar, yakni permintaan dan penawaran. Ketika permintaan kopi sangat tinggi di Eropa, sementara konflik dengan Ottoman yang tidak kunjung usai dan Dataran Ethiopia dan Yaman tidak lagi mempu menyediakan bahan baku yang memadai. Bangsa-bangsa Eropa mulai memikirkan bagaimana caranya menemukan lahan baru yang pas untuk penanaman kopi. Sejarah menceritakan dua daratan yang sukses menjadi penanaman kopi di luar Arabia, pulau Jawa (Indonesia) dan pulau Martinique (Amerika Tengah, Karibia)

