Business & Economics

Menepis Stigma Negatif Bank Syariah


[singlepic id=156 w=320 h=240 float=left]Bagi Nurisma (24) pegawai bank swasta syariah pertama di Indonesia, menjelaskan kepada nasabah se detil-detilnya mengenai produk perbankan, baik produk investasi maupun pembiayaan adalah sangat penting, mengingat ia tidak ingin pada akhirnya nasabah berangggapan tidak ada bedanya antara bank syariah dengan bank konvensional.

Demikian ditandaskan Isma dalam acara bedah buku “Tidak Syar’i nya Bank Syariah” yang di gelar oleh Kelompok Studi Center for Islamic Economics Studies (COINS) Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang digelar di Saung Bambu Ina pada Sabtu 8 Januari 2011.

Menurut Isma, banyak dari keluarga, teman maupun masyarakat awam yang masih kurang faham dengan misi dan nilai dari bank syariah itu sendiri. Bahkan tidak sedikit pula lulusan ekonomi syariah atau bahkan yang mengerti betul tentang muamalah atau praktek ekonomi islam, yang bernada sumbang dengan kehadiran bank syariah.

About the author

saumiere

Leave a Comment