[singlepic id=106 w=320 h=240 float=left]Di menit-menit terakhir sebelum pertandingan usai, Zinedine Zidane melakukan kesalahan fatal yang membuatnya diusir dari lapangan hijau. Di laga piala euro itu, Zidane menanduk dada Marco Matterazi gara-gara tidak mampu menahan emosi setelah Marco mengumpat Zidane dengan umpatan kasar berbau rasis! Tentu aksi ini membuat Perancis kehilangan Zidane dan harus bertekuk lutut atas Italia pada babak adu penalty!
Memang bukan kesalahan Zidane hingga akhirnya Perancis kalah dari Italia, Zidane hanya salah satu factor walau mungkin bisa dibilang factor terbesar yang membuat semangat tim perancis luntur hingga akhirnya harus puas menjadi runner up! Banyak orang menyalahkan Marco, membuat analisis pertandingan yang macam-macam tapi pada intinya orang bisa menyimpulkan bahwa Zidane sedang berada dalam tekanan emosi yang berat, beban itu makin tersulut akibat umpatan Marco. Zidane yang biasa terlihat tenang dalam rumput hijau tiba-tiba menjadi garang! Tidak sabar dan labil! Walaupun begitu toh orang memaklumi, itu sangat manusiawi!
Beberapa belakangan ini, saya merasa berada pada posisi Zidane. Tahun yang tinggal tiga minggu lagi berganti ini membuat suasana ingin cepat-cepat menyelesaikan segala resolusi yang tadinya diabaikan! Mendadak saya ingin beli ini, beli itu, mengerjakan novel, mengupgrade computer dsb, padahal keinginan hanya tinggal impian jika tidak memiliki resources yang memadai. Pada intinya saya tidak boleh gegabah mengambil keputusan di akhir tahun ini! Apakah akan berinvestasi, saving atau just shopping!
Pasalnya ada satu kerjaan besar yang baru dimulai awal desember ini, membuat situs salah satu perguruan swasta dan dua program pribadi yang belum tuntas, skripsi dan novel! Baru-baru ini juga ada tawaran untuk bergabung di media pemberitaan fakultas sains dan teknologi. Kerjaan membuat situs itu tentu membuahkan hasil yang besar, dan tawaran gabung di media pemberitaan juga sepertinya kegiatan yang menarik dan menguntungkan! Untuk semua kerjaan ini pasti membawa hasil, walau tidak seberapa. Tapi you knowlah, bahwa jika seseorang yang single seperti saya, berada di akhir tahun dengan menggenggam uang yang tidak sedikit, pasti terbayang yang macam-macam! Simply, saya ingin membelanjakan hasil kerjaan itu!
Masalahnya saya tidak tahu mau dikemanakan uang itu! Investasi untuk tahun ini sudah, belanja untuk diri sendiri sudah, menyenangkan keluarga sudah, amal belum (inilah buruknya saya) walau sudah terpikirkan. Beberapa hari belakangan sebenarnya saya ingin sekali mengganti ponsel saya yang sudah ketinggalan zaman itu! Teman-teman saya sudah berasyik ria menggunakan blackberry (walau Cuma nexian) atau setidaknya handphone yang mendukung aplikasi facebook, sedangkan saya harus berpuas dengan Nokia 1500 dan Esia Hidayah (hahaha… maklum yah).
Jadi intinya saya ingin mengganti ponsel saya dengan criteria bisa untuk bernarsis ria dengan camera, mendengarkan music dengan audio dan video player serta mendukung aplikasi internet! Tapi sepertinya handphone dengan criteria itu pasti mahal, diatas 2 juta lebih, jadi tidak sesuai dengan budget! Kalau mau dipaksakan paling-paling saya hanya mampu beli nexian indosat seharga 1 juta! Alternative lainnya saya ingin beli video player, pasalnya saya ingin mendengarkan music dimanapun saya berada. Pemutar Mp3 saya sudah kuno pasti akan ditertawakan kalo dilihat banyak orang! Saya ingin beli video player karena saya ingin mendengarkan music dengan videonya! Itu keinginan saya yang terpendam. Tapi lagi-lagi masalahnya era Mp4 player udah lewat, sekarang kan trennya hp blackberry! Jadi gimana yah?
Belum selesai pemikiran mengenai itu, saya juga ingin setidaknya akhir tahun ini membelikan batik sutra untuk ibu saya dan batik untuk bapak dengan corak yang sama! Kayaknya mereka bakalan seneng banget! Nanti di pake untuk foto bersama di akhir tahun… seru deh! Oh iya saya juga ingin memasang Telephone Rumah CDMA. Maklum rumah saya walau Telkom sudah masuk belum memasang telephone rumah walau masing-masing orang sudah megang handphone! Alasannya kenapa gak masang karena saudara dari kakek dan nenek banyak! Kalau di rumah utama sudah masang biasanya banyak saudara yang ingin memakai sedangkan tagihannya pasti ke ibu saya… jadi ibu saya walaupun mampu gak mau masang telephone di rumah!
Tuh kan banyak banget yang ingin dibeli. Ada banyak pilihan sedangkan budget terbatas! Akhir tahun ini harus menjadi tahun yang membanggakan. Jadi saya tidak boleh salah pilih. Akhir tahun memang biasanya desakan untuk berbelanja memang besar, apalagi jika ada dana yang mendukung! Tapi alih-alih puas belanja, salah pilihan biasanya berakibat fatal! Jadi saya harus pintar-pintar memilih diantara derasnya hasrat belanja dan banyaknya pilihan!

