Catatan Harian

ADA AA GYM DI PONDOK INDAH

Pengalaman hidup mengajari saya untuk lebih percaya pada asumsi rasionalitas yang bersifat logis dan based on reality. Tapi di sisi lain, ada suara yang menggaung hingga relung hati untuk mengimani pada suatu hal yang bersifat metafisis.

[singlepic id=50 w=320 h=240 float=center]Percaya atau tidak, untuk pertama kalinya gw ngikutin pengajiannya Aa Gym di masjid pondok indah. Sebenarnya sih gw udah pernah ke Geger Kalong, pusat dakwahnya Aa Gym di Daarut Tauhid! Cuman pas waktu itu kunjungannya lagi penuh, dapet jadwal ceramahnya Aa Gym pas Sholat Subuh, dan waktu itu di Bandung! Jadinya gak ngikutin deh, apalagi semalamnya keliling Dago. Jadi makin suntuklah mata ini untuk mendengar ceramahnya Aa Gym!

Tapi bukannya gitu juga sih, sebenarnya bukannya menggampangkan, tapi kok ceramahnya Ustad ini kaya gitu gitu aja, hanya berputar pada sisi normatif! Memang solutif untuk perkembangan mental orang2 Jakarta yang bergelut dengan stress dan depresi! tapi tidak cocok untuk perkembangan intelektualitas agama! Sehingga wajar kalau kemudian saya bilang “saya merasa cocok dengan Prof. Quraish Shihab dibanding Aa Gym” [ini cuma selera]

Jadi pas mendengarkan kajiannya, terasa kering, dahaga intelektualitas agama saya kurang terpenuhi. Isinya hanya peneguhan2 saja, tidak ada pencerahan didalamnya!

Trus kenapa dengerin? sebenarnya sih ini dalam rangka promo program financial planning yang diadain CIRTIE, pada prinsipnya menyelam sambil minum air-lah.

[singlepic id=49 w=320 h=240 float=center]Trus ada yang unik nih, kenapa ya… sepertinya disetiap ajang atau event yang digelar oleh orang-orang Ikhwanul Muslimin selalu digerumutin ama pedagang2 kecil. Dan biasanya barang dagangannya selalu sama, minyak wangi zaitun, madu, buku2 agama, vcd2 harun yahya dan anak2 palestina! Jadi lucu sih…

About the author

saumiere

Leave a Comment