[singlepic id=24 w=320 h=240 float=left]Katanya umur dua puluh adalah usia dimana saatnya kita tampil, memperlihatkan kepada seseorang siapa sesungguhnya diri ini. Yang pastinya tercermin dalam sikap dan pemikiran kita yang terartikulasikan dalam setiap harinya! Tidak heran jikalau kemudian muncul berbagai penilaian tentang diri kita. Sesekali tanya pada seseorang yang kita kenal, tanya bagaimana pendapat mereka tentang kita, maka jawaban mereka merupakan cermin siapa sesungguhnya diri ini! Pepatah lama mengatakan “the best mirror is an old friend”, cermin terbaik adalah seorang kawan lama!
Jadi saya tidak marah jikalau dalam suatu milis yang saya ikuti, ada anggota yang mengatakan pada saya kalau saya “orang yang suka mengada-ada”, orang yang Nggateli (memuakkan), bahkan menamai saya FEMINISM (yang menjurus pada banci)! Cuma gara-gara saya mensuplai informasi tentang Holywood! Terkadang memang kalau sudah berurusan dengan hal-hal yang sifatnya “emosional” maka yang logis menjadi budaya yang klise! Walaupun toh akhirnya saya “mundur” dari perdebatan itu karena memang tidak mau “merobohkan” komunitas yang “sunyi senyap dalam tidur yang lelap” karena saya sekali lagi di cap “tulang yang keropos”

