Catatan Harian

Friends with Benefits : Mentradisikan Buka Puasa Bersama

[singlepic id=146 w=450 h=360 float=left] KETIKA ramadhan datang dan acara buka puasa bersama mendadak menjadi tren, acap kali saya selalu menghitung dengan gembira, berapa banyak agenda buka puasa bersama yang bisa saya ikuti. Kalau sudah begitu, acara kontak mengontak teman dan rekan kerja sekarang maupun teman-teman lama menjadi wajib hukumnya.  Syukur-syukur kalau bisa menghadiri sebanyak mungkin acara buka puasa bersama, kalau tidak bisa menjadi lain rasanya bulan ramadhan ini.

Sejak awal ramadhan saya sudah mulai menghitung berapa ya kira-kira buka puasa bersama yang bisa saya ikuti. Tentunya bukan buka bersama yang diadakan di masjid-masjid, tetapi buka puasa bersama yang direncanakan dan diadakan bareng teman, rekan kerja maupun keluarga besar. Satu hal yang biasanya tidak luput dari jadwal rutin buka puasa bersama adalah breakfasting bareng rekan-rekan kerja lama di Divisi Pemberitaan BERITAUIN, sepanjang bulan puasa kali ini sudah dua kali mengadakan buka puasa bersama, pertama di kantor, kedua di tempat salah satu teman kita. Tidak luput juga buka puasa bareng teman-teman kelas di kampus dan buka puasa bareng dengan keluarga besar civitas akademika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 

Namun agaknya bulan ramadhan ini agak berbeda, saya missed satu buka puasa bareng dengan teman-teman kelas A Perbankan Syariah angkatan masuk 2005, yang selama empat tahun ini rutin digelar, hanya karena tahun ini adalah tahun pertama kita semua menjadi pekerja, maka acara bukber kali ini sepertinya bakal terlewatkan, walaupun desas desus acara ini makin kencang dihembuskan. Walaupun begitu toh saya tetap mendapat jadwal buka bersama tambahan, yakni buka puasa bareng rekan-rekan baru di Fakultas saya, hal ini karena saya saat ini memang sedang menjalani masa pengabdian di fakultas saya. Senang rasanya punya banyak rekan kerja baru walaupun sejatinya orang-orangnya sudah saya kenal.

[singlepic id=146 w=450 h=360 float=center]

Menjadi berbeda pula karena tahun ini ada yang teristimewa diantara buka puasa bersama yang biasanya saya ikuti, yakni buka puasa bersama alumni madrasah muallimin muallimaat muhammadiyah Jogjakarta angkatan wisuda tahun 2005 yang berada di daerah jawa barat, banten dan jadebotabek. Wah gak kebayang rasa senangnya, maklum selama rentang waktu hampir lima tahun, tak ada satu pun acara buka puasa bersama yang saya ikuti karena biasanya acara bukber angkatan selalu digelar di Jogja, suatu kendala jarak yang membuat saya memakluminya. Syukur alhamdlillah tahun ini berhasil mengadakan sendiri di Jakarta.

Digelar di rumah makan Rice Bowl, salah satu food court yang berada di Blok M Square, saya dan teman-teman bisa mengadakan acara buka puasa bersama ini. Breakfasting ini rencananya dihadiri kurang lebih lima belas orang, tapi berhubung banyak yang berhalangan, jadinya hanya delapan orang saja, Michel, Anwar, Chai, Rekho, Saya, Anies dan Rima serta satu teman kencan Anies. Sebelumnya ada cerita lucu yang terjadi, kita terpaksa membatalkan puasa di “unknown place” karena semua tempat makan yang ada di bilangan Blok M, full alias penuh semua, kalaupun kosong sudah ada tulisan reserved, yang artinya sudah direservasi/dipesan terlebih dahulu, akhirnya ya terpaksa batalin puasa di jalan, hiks-hiks… its so unpredictable. Padahal kalau mau cari masjid aja, pasti ada takjil sekedar untuk batalin puasa. Walaupun begitu, thanks buat Rima dan Anis yang sudah siapin aqua dan donat j’co nya.

After all, setelah shalat, akhirnya kita mendapat tempat di Rice Bowl, memesan makanan, beli banyak minuman di Carrefour, dan memakan hidangan yang sudah tersaji. Walhasil acara buka puasanya berhasil dilaksanakan. Kemudian yang terjadi ya mengobrol, menanyakan segenap kabar handai tolan, kabar burung terbaru, gossip terkini, (selalu) dan lain sebagainya. Thanks buat Michel yang sudah menggerakan acara ini hingga terlaksana. Begitulah, acara buka puasa bersama bareng alumni muallimin muallimat angkatan 2005 ini terjadi, walaupun yang datang sedikit, tetapi tetap saja kebersamaan selalu bisa menghangatkan suasana. Toast and cheers…

Special Thanks to: Michel, yang udah mau gerakin acara ini, Chai yang rela jauh-jauh dari PuloMas untuk datang di acara ini, Rekho, Minul dan lagi-lagi Michel yang mau nginep di kostan saya dan mengobrak-abrik semua foto kenangan Muallimin yang ada di dokumentasi saya.

About the author

saumiere

1 Comment

Leave a Comment