[singlepic id=114 w=320 h=240 float=left] Seorang kawan lama tiba-tiba menelepon dan menanyakan kabar, karena lama tak bersua akhirnya mengalirlah perbincangan yang seru sekaligus reflektis yang banyak memberikan inspirasi pada diri ini. Nama teman saya ini Chai, lengkapnya sih Chairuddin, kami sama-sama dibesarkan di sebuah sekolah berasrama di Jogjakarta. Sebenarnya sih kami tidak punya banyak kesamaan. Saya sangat menyukai music-music indo dan barat yang beraliran pop sedangkan Chai lebih suka mendengarkan music-musik religious (setidaknya dulu). Saya suka membaca novel-novel Harry Potter dan karangan Meg Cabot sedangkan Chai lebih serius membaca topic-topik ekonomi dan bisnis. Setahu saya, kami hanya punya satu kesamaan yakni kami satu pegiat di organisasi siswa kedaerahan pantura. Saya dari brebes dan Chai dari Pemalang. Itu saja, tapi itu tidak menghalangi kami untuk berteman dekat.
Ada banyak hal yang biasanya saya ceritakan ke Chai, mulai dari sikap anak-anak asrama yang kurang ajar (setidaknya dulu), permasalahan organisasi hingga semua hal yang tidak mungkin diceritakan disini. Dia pendengar yang baik, seorang penengah dan seseorang yang bisa menjalankan amanah dengan baik. Mungkin itu yang akhirnya membuat banyak orang nyaman untuk ngobrol dengan dia.
Mengingat Chai juga akhirnya membawa saya untuk mengingat dua teman saya yang lain sewaktu saya berada di sekolah berasrama, Ada Revi (kita satu team di pembuatan album angkatan) dan Muchad, teman dan rekan saya di majalah sekolah! Sekarang gimana ya kabar mereka, terakhir sih, Revi masih sibuk berkutat dengan skripsi (sama dengan gw), Muchad (bergiat di Ma’had Aly UIN Malang) dan Chai masih disibukkan dengan pengabdian di kampus UII Jogja. Aku baru sadar kalau aku belum punya foto bareng mereka bertiga… wah nanti kalau jadi ikut ke reuni akbar, aku mau foto bareng ah…
Sebenarnya sih bukan apa-apa kalau kemudian saya kembali mengenang masa lalu. Gara-garanya sih nonton Just Alvin minggu ini yang menghadirkan Vincent, Desta dan Ringgo, tiga artis yang bersahabat dekat. Karena profesi yang sama (ketiganya terhitung sebagai penyiar radio) akhirnya artis yang sama-sama ngetop ini bersahabat dekat dan saling mengenal lebih baik. Yang menjadi titik beratnya sih, mereka bertiga sama-sama masih muda (berusia sekitar 30-an), sama-sama memiliki profesi yang bagus (setidaknya dilihat dari besarnya pendapatan) dan sama-sama popular. yang membuat mereka bertiga terlihat beda sekarang paling karena Vincent udah nikah punya anak, Desta masih nyari yang tepat dan Ringgo masih cari momen yang tepat, karena jalinan cintanya dengan Revalina Estemat masih jalan dengan baik. Singkatnya, pria-pria muda ini sangat mapan dan punya harapan hidup yang lebih baik.
Karena tayangan inilah saya kemudian berefleksi, dan entah kenapa refleksi saya kali ini kembali ke masa lalu mengenang tiga sahabat saya itu. Entah kenapa saya gak kepikiran mengenai teman-teman sekarang, mungkin karena waktunya yang terpaut pendek, akhirnya secara psikologis membuat saya lebih suka mengenang sahabat2 saya di masa SMU yang jaraknya lima tahun dari pada dengan teman2 sekarang yang masih sering ketemuan.
Intinya adalah, saya juga ingin dunk ketemuan dengan sahabat-sahabat saya itu, tentunya disertai keinginan bahwa saat reunite nanti, kita masih sama-sama muda dan sukses menggapai impian masing-masing. Seperti tagline tayangan Just Alvin itu (young and crazy).

