[singlepic id=51 w=320 h=240 float=left]Pusaran masalah itu kian berkelindan. Benang kusut yang dicoba diurai itu malah kian rumit. Persoalan kampus yang belum kelar (setidaknya sampai wisuda), dilemma dalam menentukan apakah saya tetap bertahan atau give up di CIRTIE, tanggung jawab kerjaan yang makin banyak, sampai masalah financial membuat diri ini terus berpusara dalam masalah. Dan itu semua seakan mengemuka dan mewujud dalam keadaan nyata dan mendesak di saat diri ini menginjak usia 22 tahun. Apakah ini pertanda bahwa semakin dewasa semakin besar beban hidup yang dihadapi. Jikalau benar maka keadaan ini normal. Tapi bagaimana jika tidak. Karena nyatanya… persoalan ini serius dan jikalau dibiarkan akan mengancam reputasi diri ini.

