[singlepic id=113 w=320 h=240 float=left]Saya sedang berpikir mau membelanjakan sejumlah uang ketika kemudian berpikir, hey, saya belum punya resolusi apapun untuk tahun ini, hingga kemudian, kepala saya bingung mau dikemanakan uang saya tahun ini, membeli perlengkapan kost, reparasi computer, gadget baru, atau seperti biasa belanja buku dan majalah. Ah sepertinya, pusing tujuh keliling memikirkannya. Walaupun begitu toh ini masih terhitung awal tahun baru, saat likuiditas belum banyak mencair, sehingga ini masih waktu yang tepat untuk memiirkan kembali resolusi untuk tahun ini.
Berfikir mengenai resolusi memaksa saya untuk memikirkan kembali rencana saya untuk mencanangkan milestone 2010. Kenapa dinamakan milestone? tahun 2010 ini setidaknya seperti sebuah siklus lima tahunan bagi saya, tahun 2005 saya sukses melewati masa terberat dalam masa remaja saya di sekolah menengah, lulus sekolah, dan masuk kuliah, itu sebuah suksesi. Tentunya juga dengan beragam prestasi yang saya torehkan sepanjang sekolah menengah. Kemudian antara tahun 2005 s.d 2010 saya memasuki siklus baru, tidak lagi siklus pencarian jati diri melainkan menjadi tahun peneguhan karakter dan penegasan kembali akan arti penting individu. Dan siklus itu hampir dan harus berakhir tahun ini, menjadi sebuah kewajiban bagi saya untuk mensukseskan siklus ini dengan beragam prestasi dan tolok ukur yang akan saya jabarkan sebagai berikut.

