[singlepic id=36 w=320 h=240 float=left]Masih terngiang dalam diri ini bahwa seseungguhnya dulu saya adalah seorang anak yang dikenal taat menjalankan perintah agama, luas wawasan dsb tapi idul fitri kemarin, citra diri itu luntur, tersapu oleh gaya hidup hedonism. Ya, masyarakat mulai tidak memperhitungkan diri ini, seperti misalnya saya tidak menjadi pemberi materi pada kuliah subuh selama ramadhan! Suatu hal yang janggal padahal selama tiga tahun semenjak saya di Jogjakarta, saya selalu mendapat giliran, entah itu menjadi pemateri atau sekedar penata acara. Tapi setelah tiga tahun absen karena di Jakarta, saya seperti kehilangan ruh, sepekan tinggal di Linggapura selama Ramadhan diri ini tidak diperhitungkan, bahkan oleh kepemudaan setempat. Akankah charisma saya pudar?
Itu akan dibuktikan pada debut awal semester ini, saya akan menjadi pemakalah pembuka pada mata kuliah Kebijakan Fiskal dan Moneter dalam Ekonomi Islam! Akankah penampilan saya prima pada hari itu. Kita tunggu saja.
Berbicara penampilan, ngomong-ngomong belakangan ini saya terinspirasi oleh Petty S Fatima, Editor in Chief majalah femina, orang ini memiliki gaya bicara yang lentur, berbobot, dan so stylish, mungkin karena ini efek dari lingkungan kerja petty yang sehari-harinya bergaul dengan jurnalis-jurnalis yang smart sekaligus stylish sehingga, ya cukup menginspirasi diri ini. bahwa saya kepingin mengembangkan gaya saya seperti si Petty ini, dan bahkan mungkin jikalau ditelusuri, idola saya memang selalu seperti si Petty ini. Smart n stylish!
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H
Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin!

