[singlepic id=54 w=320 h=240 float=left]Wah udah lama gak ngliat Anna Hathaway main film. Film terakhir yang ku tonton yang dibintangi Anne adalah The Devil Wears Prada. Dil Film itu, Anna, sang Princess Diaries ini beradu acting dengan Merryl Streep dan Emily Blunt. Aktingnya yang sangat memukau di Princess Diaries membuatnya langsung menyabet nominasi Teen Choice Award, padahal baru kali itu ia membintangi layar lebar. Sebelumnya ia hanya membintangi serial TV. Nama Anna melambung tinggi setelah ia sukses membintangi Rachel Getting Married 2008 (aku belum nonton karena Video Ezy tidak menyediakannya) yang menyabet berbagai penghargaan di event2 kaliber dunia. Termasuk nominasi Oscar untuk Best Performance for Actress in Leading Role! Satu2nya aktris termuda dalam nominasi tahun itu. Sampai-sampai sutradara kenamaan Gerry Marshal menyebutnya sebagai actress multi talent perpaduan antara Julia Roberts, Audrey Hepburn dan Judy Garland (kompas, 19 Juni 2009)
Nah kembali ke Filmnya yang baru tadi malam ku tonton. Awal tahun ini Anne kembali memukau dengan filmnya yang berjudul Bride Wars. Film komedi romantis garapan sutradara Gary Winnick. Beradu acting dengan Kate Hudson, Anna berperan sebagai Emmy teman dan sahabat terbaik yang dimiliki oleh Liv (Kate Hudson) semenjak kecil mereka memimpikan menikah di tempat pertama kali mereka bertemu dan menyaksikan pernikahan yakni di The Plaza, 10 Juni. Hingga mereka dewasa mereka masih menyimpan impian itu. Hingga suatu hari, pacar Anne dan Kate melamar mereka dengan suatu waktu yang tidak berbeda. Mulailah mereka berdua mewujudkan impian mereka “Menikah di bulan juni bertempat di The Plaza”
Dengan menyewa wedding organizer terbaik dan termahal di Manhattan, Marion St Claire. Mereka mendapatkan waktu yang tidak terlalu berjauhan. 6 dan 27 Juni. Sampai saat itu mereka bisa bahagia bersama, Hingga suatu kesalahan kecil karena sang sekretaris organizer salah menyebut tanggal. Dari situlah perang antar sahabat dan calon pengantin dimulai. Masing-masing merasa berhak mendapatkan satu2nya tanggal kosong yakni 6 Juni. Plot cerita makin berkembang, kelucuan-kelucuan khas wanita-wanita modern manhattan hadir di film ini. Persaingan yang diwarnai upaya membuat masing2 orang terlihat jelek membuat film ini terasa segar. Lihat upaya Kate membuat kulit Anne kuning keemasan. Lihat juga upaya balas dendam Anne yang membuat rambut Kate menjadi biru elektrik.
[singlepic id=53 w=320 h=240 float=right]Yang membuat film ini mempunyai nilai adalah upaya sang sutradara Gary Winnick melalui suara Marion St Claire, mencoba menyadarakan penonton akan pentingnya seseorang yang akan selalu ada dan bisa diandalkan saat kita sedang membutuhkan pertolongan. Mungkin seseorang itu adalah pasangan kita, tapi yang lebih berarti dan bernilai sesungguhnya adalah sahabat kita, yang terkadang lebih tahu tentang kita dibanding diri kita sendiri. Nilai ini dipertontonkan ketika film menjelang berakhir. Walau intensitas perang makin tinggi tapi dalam hati masing-masing merasa membutuhkan disaat hari2 terakhir mereka sebelum pernikahan. Dan puncaknya adalah ketika Anne merasa dipermalukan oleh Kate ketika video pesta lajangnya diputar saat acara pernikahan. Terjadi perkelahian kecil antar Anne dan Kate di arena pernikahan Kate. Namun justru saat itulah masing2 dari mereka sadar ketika pasangan Anne mendadak tidak mau mengerti keadaan Anne. Pernikahan Anne dibatalkan, Anne memilih menjadi pengiring pengantin, menemani sahabat terbaiknya, Kate menuju pelaminan.
Sepertinya Anne Hathaway makin menjadi favoritku. Dia menjadi the next role model untuk actress perfilman setelah Julia Roberts!. Mudah-mudahan dia tetap menjadi yang terbaik. Tadinya saya sempat berpikir coba kalau film The Confession of Shopaholic diperankan olehnya, pasti lebih seru. Film2 lain Anne Hathaway yang ingin ku tonton adalah Get Smart, Rachel Getting Married dan Becoming Jane. Semoga Video Ezy setempat memunculkan koleksi ini.

