Banyak orang datang ke saya menanyakan bagaimana cara membuat situs atau blog, jawaban saya, membuat situs atau blog sangat mudah, asalkan tahu caranya dan tergantung dari sisi si pembuat. Jikalau awam, membuat blog dengan aplikasi instan semisal wordpress maupun blogspot, tinggal setup satu menit, langsung jadi. Jikalau si pembuat adalah orang yang sedikit mengerti internet dan ingin membuat blog lebih advance dengan domain dan hosting sendiri ya tinggal setup di localhost lalu kemudian di transfer menggunakan FTP, kalau mau yang lebih rumit dengan menggunakan bahasa pemrograman ya tinggal pakai dreamweaver dan beberapa software lainnya yang digunakan untuk membuat website/blog.
Mudah bukan? Sangat mudah! Tetapi kenyataannya, membuat blog itu tidak sekedar membangun aplikasi, tetapi juga dibutuhkan niat, keseriusan dan konsistensi. Serius, tidak sedikit teman-teman saya yang bilang pada saya mereka tidak punya bahan apapun untuk dimasukkan kedalam blog mereka, yang biasanya mereka lakukan adalah memasukkan catatan harian ditambah artikel-atikel makalah mereka di kampus. Kalau sudah begini, saya berani menjamin, blog yang mereka buat, tidak akan bertahan lama, paling lama setahun, itupun dengan jarak antar posting yang cukup lama.
Faktanya begini, wordpress mencatat 6 dari 10 blog yang dibangun biasanya akan non aktif selama kurang dari setahun, alasannya diketahui paling banyak pengguna yang lupa password. Kalau sudah begini, rasionalisasinya jadi berbunyi, yaiyalah lupa password kan jarang diupdate! Hehehe…
Melihat fakta ini, bisa jadi pertanyaannya bukan lagi bagaimana cara membuat blog, tapi bagaimana memulainya? Oke mungkin saya bukan blogger hebat yang belum punya nama besar dalam dunia blog, tapi hey, bukankah membagi ilmu tidak harus menjadi orang hebat dulu, mungkin atensi dan influence nya agak berbeda, tapi kesempatan untuk berbuat baik tetap sama kan! Dibawah ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mulai membuat blog.
#Invisible Hand it Calls Passion
Dalam dunia ekonomi, dikenal istilah invisible hand atau tangan tak terlihat yang mampu menggerakkan para pemilik modal untuk bisa memakmurkan seisi dunia ini. Nah dalam dunia blog, invisible hand itu adalah passion atau gairah yang menentukan kearahmana blog itu nanti dibuat. Passion ibarat niat, saya ngeblog itu untuk apa, begitulah simplenya.
Ada banyak gairah, niat, atau apapun namanya yang memotivasi orang untuk membuat blog. Ada yang memang setulus hati ingin membuat blog sebagai wadah aktualisasi dan ekspressi yang kemudian memeliharanya hingga akhirnya menjadi blog yang bagus, ada yang ikut-ikutan sekedar melihat tren yang berkembang, ada juga yang ingin menghasilkan uang dari blog, ada yang ingin terkenal, atau ada juga yang memang dengan sengaja membuat blog untuk menginformasikan kegiatan dirinya (biasanya niatan ini hanya dibuat oleh para selebriti).
Bagi startup blogger, lebih baik jika niatan kita netral, seperti niatan paling awal, yakni memang ingin membuat blog sebagai wadah aktualisasi diri. Kalau pengalaman pribadi, niatnya adalah mengikuti banyak lomba blog. Simpel kan.
#Define the Content
Tentukan isinya, tidak mau kan nasib blog kita hanya seumur jagung. Hanya bertahan dalam hitungan bulan dan itu disebabkan oleh tidak adanya supply konten yang memadai. Jikalau anda termasuk penulis yang produktif, mungkin tidak masalah, tapi bagaimana jika anda bukan penulis, hanya blogger pemula. Nasehat saya adalah cobalah untuk menulis, dan dimulai dari topik-topik yang anda sukai. Misalnya anda suka dunia otomotif, maka tulis saja tentang kendaraan anda, bagaimana seharusnya servis mobil yang baik, itu contohnya.
Banyak blogger yang mengisi blognya dengan konten yang ia sukai, contoh paling populer mungkin Raditya Dika yang menyukai hal-hal konyol, coba tengok isi blognya, konyol abis. Ada juga Trinity yang menyukai traveling, isi blognya tidak jauh-jauh dari dunia travelling. Di dunia ada blogger terkenal yang suka menulis tentang selebriti holywood, tengok saja perezhilton.com, isinya melulu mengenai selebriti US. Konten blog anda juga yang nantinya mendiferensiasi blog anda, rumusnya satu, semakin khusus konten blog anda, maka semakin bagus. Mengemix bisa saja, misalnya isinya tentang film, video klip atau buku, yang penting jangan sampai isinya gado-gado.
#Blog Needs Persistence
Oke kita skip dulu bagian membangun blog, karena seharusnya setelah menentukan passion dan konten, tahap yang selanjutnya adalah membangun blog itu, tapi membangun blog butuh tulisan panjang, maka kita skip dulu namun bisa di baca dalam serial tulisan ini.
Bagian yang paling penting dalam kegiatan ngeblog adalah adanya konsistensi dari blogger itu sendiri. Suatu ketika saya diinterview oleh seorang jurnalis media indonesia, dia takjub tatkala saya menyebut bahwa saya ngeblog sudah lebih dari 2 tahun. Katanya itu waktu yang cukup lama, karena katanya biasanya setelah satu tahun blogger akan merasa bosan dan meninggalkan blognya.
Umm… bisa jadi benar karena dalam ngeblog orang juga bisa jenuh, malas atau mungkin juga karena terlalu sibuk hingga tidak sempat mengurus blog nya. oleh karenanya saya menyebut persistence atau kegigihan dalam ngeblog itu perlu diupayakan. Salah satu tips yang mungkin tidak akan membuat kita jenuh, coba ikuti sebanyak mungkin lomba blog yang sering diadakan beberapa brand/perusahaan. Jikalau menang bisa jadi anda kagum dengan blog anda dan mempertahankannya mati-matian.
Jadi sudah siap untuk ngeblog, mari kita ngeblog!
Saumi Rizqiyanto


Aiiiiih, like this! tutorial berikutnya ditunggu saumii..
nice gang