Apa kesan pertama para pembaca ketika mengunjungi sebuah blog/situs yang isinya melulu disertai iklan dan kontennya juga banyak disalin di mana-mana. Kesannya terlalu money oriented dan mengabaikan etika blogging yakni mengkopi tulisan tanpa izin dan mengesampingkan kenyamanan pembaca. Pokoknya dapet duit banyak dari adsense, diuangkan lewat paypal, dicairkan melalui credit/debit card.
Boleh percaya, boleh juga tidak, tapi lihat blogger mana yang tidak tergiur dengan pembayaran adsense google, atau program referrer link dari file sharing semisal depositfiles yang bisa membayar hingga US$ 20 bagi pemasang link download. Akibatnya banyak blogger yang kemudian lebih memilih menjual blognya sebagai tempat iklan yang penuh dengan advertise dibanding mengisinya dengan konten yang sesuai dengan dirinya
Adsense Addict ini yang membuat blogger kemudian melupakan konten blog, malas menulis, dan akhirnya berujung pada copy paste. Apapun artikel yang menarik dari situs berita, para advertiser addict ini menyalin dan memasang artikel di blognya. Ada sebuah situs/blog yang isinya unik-unik, memang membuat netters terpaku dengan isi websitenya, tapi ternyata isinya adalah hasil copy paste dari situs-situs yang tersebar di dunia maya. Dan isi websitenya memang penuh dengan iklan, ada yang di sidebar, ada yang berupa flash, slider, pop up dan lain sebagainya yang sangat menggangu mata.
Kalau sudah begini, poin penting dalam dunia blog untuk bisa memberi informasi kepada netters di dunia maya, yang menghargai hak cipta dan mengupayakan kenyamanan membaca jadi terabaikan. Diantara para pembaca pasti ngerti kan apa yang dimaksud oleh penulis, dan pasti pernah mengalami hal serupa, mengunjungi website yang isinya hanya iklan. Memuakkan sekali dan anehnya terkadang, blog atau situs ini malah terangking di google. Yueks!
Padahal seharusnya, blogging, atau kegiatan nge-blog adalah proses kreatif menemukan diri sendiri, mencoba menarasikan ide dan persepsi, menuliskan minat dan hobi, menceritakan wisata perjalanan dan kuliner, kisah fiksi atau curhat pribadi, yang pada ujungnya konten blog tersebut mencerminkan siapa sesungguhnya diri kita. Tapi pada perkembangannya, entah kenapa kegiatan ngeblog menjadi ajang pertaruhan gengsi dan pencarian modal. Apakah ini juga yang menjangkiti sebagian besar kompasianer?
Kalaupun iya, sejatinya juga tidak apa-apa dan bahkan saya menganjurkan kepada para blogger untuk bisa menarik manfaat dari layanan advertising ini, tapi bukan berarti mengarahkan semua kegiatan ke arah advertising tersebut. Prioritas utama haruslah tetap menulis, menyebarkan informasi, setelah itu barulah menarik sebanyak mungkin visitor dan memasang iklan. Berikut adalah 5 aturan main yang harus diperhatikan para blogger yang tertarik menjadi afiliasi situs periklanan.
1. Konten is a king, yang artinya blogger haruslah mementingkan isi dari situs/blog yang dijalankan. Konten dari sebuah blog bebas, blogger bisa menuliskan apa saja kedalam blognya, tapi alangkah lebih baiknya kalau bisa mendiferensiasi isi blognya, seperti khusus untuk tutorial software komputer, review film, gosip selebritis, current issue dan lain sebagainya sehingga bisa teranking oleh google dengan mudah. Tips SEO paling sederhana untuk membuat ranking google naik, sisipkan tags yang berkaitan dengan isi tulisan.
2. Picture tells thousand words, bayangkan alangkah membosankannya sebuah blog yang isinya hanya tulisan, menyisipkan foto dalam sebuah tulisan bisa menjadi pemanis. Di sebuah situs komunitas, sebut saja kaskus, sebuah thread yang tidak ada picturenya dianggap hoax. Dalam dunia media, gambar memberitakan seribu kata dibanding sebuah tulisan. Jangan lupa sisipkan juga tags untuk fotonya.
3. Do Not Copy Paste. Ini sejatinya yang dari dulu selalu didengung-dengungkan oleh banyak pemerhati dunia media digital. Jangan asal salin dan tempel. Lebih baik karya asli sendiri dengan rating pembaca yang rendah dibanding main salin (copy) demi mendapat rating pembaca yang banyak! Selain bisa menyeret kredibilitas blogger, main copy paste juga bisa menyeret blogger ke meja hijau. UU ITE 2010.
4. Join to the Club. Bergabunglah dengan situs-situs penyedia afiliasi advertising, yang paling populer tentu Google AdSense, tapi kini di Indonesia ada layanan serupa namanya SITTI. Platform ini dipakai juga oleh kompas.com dan kompasiana. Selain itu bisa juga bergabung dengan situs-situs file sharing seperti ziddu, depositfiles dan banyak lagi yang menyediakan link download untuk file yang kita upload disana. Kompensasi yang diberikan bisa bermacam-macam, tergantung policy dari si empunya afiliasi.
5. Less is more. Dalam dunia desain, tren yang sekarang berkembang adalah less is more, yang artinya kurang lebih simplicity atau simpel. Makin simpel dan mudah konten maupun iklan yang ditampilkan dalam sebuah situs/blog semakin baik bagi pembaca. Pembaca bisa nyaman membaca dan mengeksplorasi lebih jauh situs anda dan siapa tahu jikalau dia tertarik dengan iklan yang ditampilkan, dia akan mengklik iklan tersebut yang berarti beberapa dolar sudah anda dapat di akun anda.

