Movie Reviews

Harvard, FBI dan Terorisme

Di balik fakta dan pemberitaan mengenai pengeboman menara kembar di US, yang memunculkan satu terma “perang melawan terorisme” dengan ikon sensasional Osama Bin Laden, serial ini membuat penulis berfikir, jangan-jangan Afganistan dan Irak merupakan korban konspirasi tingkat tinggi yang menyeret petinggi-petinggi CIA, FBI, NSA dan lain sebagainya.

Di suatu pagi yang cerah, ketenangan warga kota New York terusik dengan meledaknya gedung Museum Drexler yang menelan banyak korban jiwa. Pemerintah US yang masih trauma dengan tragedi 11/9, segera saja melalui Biro Intel Federal menyelidiki kasus ini, suspect pun muncul, kali ini bukan warga Middle East yang menjadi tersangkanya, melainkan dua pemuda lulusan Harvard bernama Jay Burchell dan Tyler Fog.

Jay dan Taylor yang baru saja merampungkan studi mereka dibuat terkaget-kaget tatkala kegaduhan yang mereka buat di museum dengan berlarian menggunakan sepatu roda, dijadikan alat bukti keterlibatan mereka dalam pengeboman museum ini. Jay dan Taylor tahu betul, mereka hanya berlarian di sepanjang koridur-koridor museum, tapi entah kenapa karena hal itu mereka dijadikan tersangka. Kekagetan Jay dan Taylor juga makin menjadi-jadi tatkala tahu Will Traveler, teman se asramanya di Harvard, yang menantang mereka berdua untuk berlarian di koridor museum ternyata adalah otak dibalik pengeboman ini.

About the author

saumiere

Leave a Comment