[{"Value":"","Discard":false,"Expires":9999999999}]
[singlepic id=165 w=320 h=240 float=left] Tenang saja, ini hanyalah ajakan nonton malam minggu yang let say, banyak dilakukan oleh anak muda zaman sekarang. Dan ini bukan berarti kencan sungguhan kan! Setidaknya pikiran itulah yang bersemayam dalam benakku sore ini, aku sudah mencoba menenangkn pikiran dengan menyeduh teh chamomile tapi tidak bisa, aku harus berdandan. Oke aku akan memakai t shirt putih bergambar tinker bell itu, dipadu jeans skinny keluaran lee cooper dan cardigan cashmere coklat muda, ah benar-benar sempurna sekali malam ini.
Tapi aku nggak kepingin tampil berlebihan dihadapan Chabi malam ini, nanti dia malah mengira aku khusus berdandan demi dia, ah gak usah yah! Tapi ini juga kesempatanku untuk setidaknya berdekatan dengan dia, kesempatan langka yang jarang didapat oleh cewek kurang popular seperti aku! Jadi seperti ini sudah cukup! Tinggal masalah penjemputan saja. Chabi akan datang satu jam lagi, dan aku belum mempersiapkan segalanya. Aku nggak mau dia ngedapati kostan-ku yang crowded seperti ini.
]]>Sore itu Nonie terlihat tidak seperti biasanya, dia dibantu sama Bik Eni sedang membungkus beberapa dus berisi makanan. Mama juga turut membantu dengan mengecek kelengkapan tiap dus makanan!
“emang buat siapa saja sih Non” kata Bik Eni ditengah kesibukannya memasukkan cupcakes isi keju ke dalam dus makanan.
“adalah Bik” Nonie mencoba tidak menjawab, tangannya sibuk melipat napkins yang disisipkan di tiap dus. Memang rencananya untuk menyambangi panti asuhan anak shalih hanya Mama yang tahu dan Nonie tidak ingin rencananya ini bocor dulu. “nanti bibi juga tahu kok” lanjut Nonie, rencananya ini memang sudah di susun matang-matang, bahkan jauh sebelum ramadhan tiba. Niatnya Nonie ingin berbuka bersama dengan anak-anak yatim piatu di panti asuhan anak shalih bareng Mama, Kenny, Ghita dan Bik Eni. Nah niat itu baru kesampean mingu ini ketika Mama semalam mendukung penuh niat Nonie.
]]>